Berikut Impresi Boncenger Yamaha XMAX 250 diajak touring Jakarta – Yogyakarta

Impresi Boncenger Yamaha XMAX 250

Assalamualaikum sobat biker, kembali lagi dalam artikel tematik review Yamaha XMAX 250 oleh Elang Jalanan. Kali ini Elang akan sharing impresi pembonceng dalam hal ini istri Elang yang ikut dalam touring Jakarta – Yogyakarta 16 – 20 Desember lalu. Gimana impresinya, langsung aja nih Elang share tulisan dari nyonya langsung.

Perjalanan touring beberapa hari kmarin untuk mengisi liburan akhir tahun 2017 benar-benar membuat saya terkesan, apalagi ini adalah touring perdana saya ke daerah Jawa Tengah pake motor, yang biasanya kalau ke daerah sini saya selalu naik bis bersama alm. Ayah, tapi kini mencoba mengikuti hobi suami yg memiliki hobi touring. Untungnya motor Yamaha XMAX 250 ini sangat amat nyaman bagi saya sebagai pembonceng, karena jarang-jarang ada motor yang benar-benar nyaman untuk pembonceng. Apalagi ini bukan perjalanan jarak dekat, melainkan perjalanan yg cukup lumayan jauh buat saya, cuma kurangnya karena motor belum dipasang box belakang aja jadi pembonceng tidak bisa bersandar, apabila ada box belakang Wah..benar-benar jadi motor yang perfect…..banget.

Tapi walapun belum ada box di belakang saya masih bisa merasa nyaman banget menggunakan motor ini untuk perjalanan jauh dan bisa menikmati setiap perjalanan yang ditempuh dengan disuguhi pemandangan alam yang begitu indah. Ternyata sensasi naik bis dan motor itu sangat berbeda, walaupun dengan naik motor kita hujan kehujanan dan panas kepanasan tapi dibalik semua itu ada nikmat tersendiri yaitu kita bisa merasakan begitu dekat dengan alam dan merasakan betapa besarnya alam ini dengan keindahan yang luar biasa. “Subhannallah” Maha Besar ciptaan Allah SWT.

Dalam perjalanan banyak cerita serta pengalaman yang saya dapatkan, salah satunya yaitu saat jam 22.00 malam, kami masih berada di dalam bukit yang gelap dan pekat disertai hujan, kata suami ini masih daerah Lumbir Banyumas, mungkin buat mereka yang biasa touring kondisi sperti ini sudah biasa mereka temui, tapi buat pemula seperti saya kondisi ini tidak biasa. Karena suasananya itu benar-benar mencekam kanan kiri hanya pepohonan yang tinggi dan tidak ada rumah sepanjang jalan sekalipun ada itu pun jarang-jarang dan jarak antara kendaraan yang satu dengan yang lainnya jauh banget. Sepanjang jalan selalu diliputi rasa takut dan cemas, serta mulut tidak berhenti untuk membaca doa, tapi untungnya suami mencoba untuk menenangi saya dan bilang “udah dinda tenang aja, kondisi ini udah biasa, insya Allah ga terjadi apa-apa” setelah suami berbicara seperti itu saya mencoba untuk tenang, tapi tetep aja rasa takut dan cemas selalu menemani sepanjang jalan ini.


Impresi Boncenger Yamaha XMAX 250

Hingga akhirnya perasaan itu berubah jadi tenang setalah menemui jalan utama Wangon Kebasen, dan alhamdulillah akhirnya kami tiba dirumah family di Grabag Kutoarjo jam 24.00wib. Lalu dilanjutkan besok siangnya kami melanjutkan perjalanan kembali ke Klaten untuk mengunjungi family dari alm. Bokap. Dan kami hanya menginap semalem disana lalu besoknya kami melanjutkan perjalanan kembali ke Yogyakarta dan mampir ke Malioboro. Setelah dari Malioboro kami melanjutkan perjalanan kembali balik ke Kutoarjo dan menginap 2 malam disana. Setelah dari sana kami lanjut melakukan perjalanan kembali menuju Jakarta. Dan alhamdulillah hari Rabu malam jam 22.00wib kami sampai dirumah dengan selamat.

Perjalanan touring selama 5 hari kemarin benar-benar membuat saya terkesan. Dan sekarang saya jadi merasa ketagihan ingin touring lagi, satu sisi karena motor Yamaha XMAX 250 ini membuat saya jadi merasa nyaman bila melakukan perjalanan jauh. Touring??? Siapa takut..
———————————-

Impresi Boncenger Yamaha XMAX 250

Nah begitulah sob testimoni istri sebagai pembonceng sekaligus menjadi pengalaman perdananya ikut touring jauh 1300km PP Jakarta – Klaten. Yang Elang perhatikan jarang-jarang nyonya bisa enjoy diajak riding jarak jauh pake motor, setiap 2,5 jam sekali istirahat, cukup duduk dan minum sebentar barang 10 menit, begitu jalan lagi langsung rasa capek perjalanan sebelumnya langsung hilang sob. Yamaha XMAX 250 ini memang luar biasa kenyamanannya, walau suspensi cenderung stiff tapi ketika dipakai perjalanan jauh berboncengan feel impresinya masih tergolong nyaman, sudah seperti sofa berjalan saja sob.

Demikian review impresi Yamaha XMAX 250 dipake berboncengan touring jarak jauh, tunggu review ulasan tematik Yamaha XMAX berikutnya, stay tunned.

Baca juga artikel pilihan ElangJalanan.NET

  1. Masih belum dikatakan “keren” jika bawa motornya masih seperti ini
  2. Catatan Perpanjang STNK 5 tahun dan Ganti Plat di SAMSAT Jakarta Timur
  3. Review Ban Corsa Platinum R99, memang ajib buat cornering
  4. Apresiasi untuk bengkel resmi yang buka hari Minggu
  5. Masih bingung dengan aki kering New Jupiter MX, awet bener..
  6. Cairan Anti Bocor di Ban Tubeless? Lebih baik enggak deh..
  7. Jawaban tentang kontra kenapa jari tidak boleh standby di rem depan
  8. New Honda BeAT Street eSP hadir, cocok nih buat anak muda yang ekspresif
  9. Mencoba belanja ban di PROBAN Motoparts, harganya lebih murah dari sebelah ternyata
  10. Pembenaran kebiasaan melipat kaca spion di motor fairing? Bisa jadi karena…

Silahkan bersilaturahim dengan saya melalui channel media lainnya:
Hosting Supported by: Serverumat.Com
Web Blog : http://elangjalanan.net
Other Blog : http://elang.otojurnalisme.com
Email : staffti[at]gmail.com
Facebook : https://www.facebook.com/elangjalanannet/
Twitter : @yahmawan
Instagram: @endrikelang
Subscribe Youtube: https://www.youtube.com/ElangJalanan

Advertisements

6 Comments

  1. Istri saya, malah sekali saya bonceng XMAX kapok. Gara2 ngangkangnya kebangetan. Akhirnya saya jual deh xmax saya. Padahal nunggunya 6 bulan sejak dari IMOS.

  2. Kalo boleh tau, untuk tinggi badan nyonyah agan berapa ya?
    Cewek ane 154cm tidak nyaman bonceng nmax akibat terlalu ngangkang dan kaki jinjit saat berpijak ke footstep.
    Gara2 hal tersebut akhirnya gak jadi beli nmax, tapi beli vario150.
    Masalahnya tinggi ane 178cm bila naik vario150 dalam perjalanan jauh kaki cepat pegal.
    Rencana mau ganti xmax tapi masih mikirin nasib cewek ane sebagai pembonceng

    • kurang lebih tingginya sama kang 153an lupa persisnya, kalau untuk naik gak ada masalah kitanya yang mesti pasang kuda-kuda karena nyonya tekniknya injek footstep kiri lalu berdiri, nah kalau sudah duduk, menurut nyonya posisi pijakan XMAX pas buat dia

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*