Review Riding Test Kawasaki Ninja e-1, Motor Sport Electric dengan Pride The Real Ninja

Riding Test Kawasaki Ninja e-1
Riding Test Kawasaki Ninja e-1

ElangJalanan.NET – Pada hari Senin kemarin, 13 Mei 2024 Elang berkesempatan memenuhi undangan dari Kawasaki Motor Indonesia untuk melakukan test ride Kawasaki Ninja e-1. Sebuah gebrakan motor sport listrik yang diboyong KMI dan diperkenalkan September tahun lalu.

Tentu ini menjadi momen yang Elang tunggu-tunggu untuk bisa merasakan feel motor listrik dengan model sport pertama yang Elang coba.

Nah tanpa berlama-lama langsung aja yuk kita kepoin seperti apa spesifikasi, fitur yang ditawarkan dan feel riding setelah Elang coba langsung motor EV ini.

Riding Test Kawasaki Ninja e-1

Melihat secara langsung dari dekat Ninja e-1 desain dan ukuran persis plek ketiplek dengan Ninja 250 FI, yang terlihat beda mungkin dari profil kedua ban lebih kecil dan  absennnya knalpot yang menegaskan bahwa ini adalah motor EV yang ramah lingkungan versi Ninja.

Jujur ini adalah the real Ninja sob, sat set sat set senyap tiba-tiba speedo sudah nunjuk 100kpj. Kebayang kan nanti di masa depan kalau banyak motor sport sudah dominan listrik, aktifitas sunmori jadi lebih hening dari kebisingan.

Riding Test Kawasaki Ninja e-1

Pertama putar kunci kontak rider akan disambut welcome “Kawasaki” di dashboard berjenis layar TFT, muncul instruksi tekan tombol start untuk memulai dengan indikator berubah menjadi “D”.

Menu di dashboard terbilang cukup komplit dari indikator baterai, speedometer, trip A, jam, dan banyak lagi yang diinformasikan. Elang fokus dengan display riding mode yang menawarkan dua mode, yakni Eco dan Road.

Performa Kawasaki Ninja e-1

Fyi, untuk mode Eco Ninja e-1 mampu digeber hingga top speed 64 kpj, sementara untuk mode Road bisa menggali top speed lebih tinggi hingga 88 kpj.

Yang istimewa adalah hadirnya fitur e-Boost yang kalau di motor bakar ini bisa disamakan mirip NOS. Dengan mengaktifkan tombol e-Boost pada mode Eco Ninja bisa mendapat tambahan tenaga instan selama 15 detik, top speed pun meningkat bisa meraih 75 kpj.

Riding Test Kawasaki Ninja e-1

Sementara dengan e-Boost aktif pada mode Road top speed bisa meningkat dari 88 kpj menjadi 105 kpj. Keunggulan performa ini didukung oleh penggunaan dua buah baterai berkapasitas masing-masing 50,4V / 30Ah dengan kemampuan jarak tempuh 70 kilometer dalam kondisi baterai full.

Kemampuan baterai motor ini setara dengan motor bensin 125 dimana Ninja e-1 memiliki daya maksimum 9.0 kW (12 PS) / 2,600 – 4,000 rpm dan torsi badak khas motor listrik 40.5 Nm (4.1 kgƒm) / 0 – 1,600 rpm.

Riding Test Kawasaki Ninja e-1
Test Top Speed e-Boost aktif 15 detik

Performa yang Elang rasakan saat menjajal motor EV Ninja e-1 ini, putaran throttlenya terasa linier persis motor bakar biasa. Bagi mas bro yang ingin penyesuaian bisa mencoba dari mode Eco, disini tarikan terasa smooth dan speed hanya dibatasi 64 kpj saja, greget sih mode ini.

Kembali ke fitur e-Boost, review yang Elang jajal di Ninja EV ini tambahan NOS dorongan tenaga yang dirasakan bisa bertahan cukup lama hingga 15 detik. Jelas ini waktu yang cukup lama dan salah satu poin t yang membuat experience riding lebih menyenangkan, khususnya untuk momen-momen menyalip kendaraan panjang.

Riding Test Kawasaki Ninja e-1

Cara Charging Baterai Ninja e-1

Ninja e-1 dibekali 2 baterai lithium-ion, masing-masing baterai dapat di-charge dengan 3 cara yang disesuaikan dengan kebutuhan.

Pertama adalah dengan metode off-board atau langsung cas ke motornya, sobat bisa temukan port konektor yang berada di bawah seat belakang. Tinggal colok ke adaptor e-1 dan sambungkan ke colokan listrik di rumah. Metode ini kurang lebih butuh waktu 3.7 jam.

Riding Test Kawasaki Ninja e-1
Baterai Kawasaki Ninja e-1

Cara kedua adalah dengan metode swap, jadi baterai kosong dikeluarkan lalu charge langsung dengan adaptor yang sama dan dicolok ke colokan listrik rumah. Nah disini enaknya, unit baterai dari Ninja e-1 bisa langsung dicharge karena di badan baterai telah tersedia port untuk colokan charger.

Cara terakhir adalah melalui dock-charger, jadi baterai dikeluarkan dari motor lalu pasang ke dock charger. Metode ini membutuhkan charging sampai penuh kurang lebih 4 jam.

Fitur Menarik dari Ninja e-1

Dari data spesifikasi pabrikan, bobot e-1 lebih enteng dari Ninja 250 FI dimana bobot motor ini total dengan 2 baterai adalah 140kg. Posisi duduk cukup bersahabat untuk rata-rata tinggi orang Indonesia dimana tinggi joknya 785 mm.

Yang menariknya walau motor ini adalah full fairing namun punya jarak ke tanah (clearance) cukup tinggi 160mm.

Riding Test Kawasaki Ninja e-1
Walk Mode / Reverse pada Ninja e-1

Satu lagi mas bro, seperti umumnya fitur pada motor listrik, Ninja e-1 juga menyediakan fitur mode mundur (reverse) dengan adanya Walk Mode.

Cara pengoperasiannya cukup mudah dengan menekan lama tombol Walk hingga layar berubah tampilan ke Walk mode, untuk mundur tinggal putar throttle ke arah depan, sementara untuk maju putar throttle seperti biasa. Ini tentu cukup membantu saat memarkirkan motor.

Untuk sektor pengereman, Kawasaki Ninja e-1 sudah mengaplikasikan dual ABS pada kedua roda. Kemudian fitur lain adalah smartphone connectivity via bluetooth.

Riding Test Kawasaki Ninja e-1

Last dengan statusnya sebagai motor CBU, harga yang ditawarkan memang tergolong tinggi yakni Rp149.900.000 OTR DKI Jakarta.

Lalu menurut Elang yang sudah merasakan riding experience motor ini dimana keunggulan Ninja e-1 hingga layak untuk dibeli? Menurut Elang jelas ini adalah motor kalangan hobbies, namun bagi orang berlebih (duitnya) pasti selalu ada rasa penasaran untuk memiliki motor ini walau sekedar iseng punya.

Riding Test Kawasaki Ninja e-1

Yang jelas Ninja e-1 menawarkan sensasi berkendara yang cukup nyaman dan fun untuk sebuah motor listrik. Tarikan bisa smooth juga bisa agresif jika dibutuhkan, dan jangan lupa build quality motor yang didatangkan langsung dari Jepang ini bukan kaleng-kaleng, rapi jali.

Dengan harga premium, Ninja e-1 tetap memiliki pride tersendiri ketika dipakai di jalanan, selain langka juga memang nama besar Ninja tak lekang oleh waktu, apalagi ini adalah the real Ninja, senyap, tau-tau sat set sat set.

Kurang lebih ini review dari Elang untuk sosok Ninja EV e-1, semoga bermanfaat.

POPULER

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*