SRP Wahana Gelar Seminar Edukasi Aman Berkendara Mahasiswa Trisakti

Edukasi Aman Berkendara Mahasiswa Trisakti
Edukasi Aman Berkendara Mahasiswa Trisakti

ElangJalanan.NET –  Tebar kesadaran tentang keamanan berkendara kaum milenial, Wahana menggandeng Ditlantas Polres Jakarta Barat mengadakan seminar untuk mahasiswa secara hybrid, yang diikuti oleh ratusan peserta.

“Bangga Menjadi Generasi Cari Aman” menjadi tema yang dipilih oleh tim Safety Riding Promotion (SRP), Main Dealer sepeda motor Honda Jakarta Tangerang, PT. Wahana Makmur Sejati (WMS) bersama kepolisian lalu lintas, memberikan edukasi berkendara yang aman kepada ratusan mahasiswa Trisakti, Rabu (28/9). Seperti diakui perwakilan Trisakti, mahasiswanya merupakan pengguna kendaraan pribadi khususnya jenis roda dua saat beraktifitas ke kampus. Terlihat jelas pada jumlah sepeda motor yang terparkir di beberapa titik lokasi parkir dalam kampus. Pernyataan yang disampaikan oleh Wakil Rektor kemahasiswaan Universitas Trisakti, Budi Santoso menyambut baik adanya seminar dalam menumbuhkan kesadaran berkendara yang aman untuk mahasiswanya.

“Berapa banyak dari peserta yang hadir mengetahui standar kelengkapan berkendara motor ketika dijalan raya,” tanya Head of SRP, Agus Sani. Mendapatkan banyak respon jawaban, ternyata tidak seluruhnya memahami terkait kewajiban pengendara yang harus ditaati.

Edukasi Aman Berkendara Mahasiswa Trisakti

Melihat respon inilah, edukasi berkendara yang aman tepat dilakukan untuk kalangan mahasiswa sebagai kelompok milenial dengan pendidikan yang baik, agar nantinya dapat menjadi pelaku dan contoh untuk pengguna lain di jalan raya. Selain menjelaskan kewajiban dan beragam tips berkendara aman, dalam kesempatan ini Wakasatlantas Polres Jakbar, Kompol. Mujiyanto juga menginformasikan terkait beragam kebijakan dan peraturan lau lintas jalan raya.

Sesi yang menarik dari seminar, saat tanya jawab yang diisi dengan beragam pertanyaan kritis khas mahasiswa. Salah satu pertanyaan yang cukup menarik adalah terkait dengan tingkah laku pengendara yang sering berhenti mendadak atau berbelok tanpa sinyal. “Memang jalan raya penuh hal yang tidak terduga termasuk perilaku buruk para pengendara lain. Untuk itu adalah wajib bagi setiap pengendara untuk siap dengan hal yang tak terduga, jadilah pengendara yang handal dengan kemampuan berkendara yang baik, selalu bersikap waspada dan wajib jeli serta menggunakan alat komunikasi yang baik di kendaraan seperti klakson dan lampu sinyal,” jawab Agus.

Total peserta yang digelar secara tatap muka dan online (hybrid) ini cukup menarik minat mahasiswa Trisakti, hingga jumlah peserta yang terlibat sebanyak 150 orang. Penyebaran berkendara aman dengan semangat Cari Aman dan Satu Hati Honda memang menyasar ke banyak kelompok masyarakat dimulai dari komunitas, grup korporat, konsumen, sekolah hingga tingkat perguruan tinggi. Hanya satu alasan, target kelompok ini diharapkan dapat melahirkan pengendara yang mementingkan keselamatan sekaligus menjadi model untuk pengguna jalan raya lainnya.

“Kami berharap setelah seminar ini semua rekan mahasiswa dapat menjadi contoh bagi pengguna jalan lainnya. Tinggalkan sikap egois dan ugal-ugalan lalu mentaati seluruh aturan berlalu lintas hingga bisa ditiru oleh para pengguna jalan yang lain,” tutup Agus.

POPULER

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*