Beranda Artikel Religi Memasuki Tahun yang Baru, Momentum untuk Yuk Jadi Lebih Baik

Memasuki Tahun yang Baru, Momentum untuk Yuk Jadi Lebih Baik

20

ElangJalanan.NET – Assalamu’alaikum sobat biker, tahun sudah berganti dan tak terasa kini sudah memasuki tahun 2020. Tahun dimana dulu waktu zaman ’99 Elang membayangkan tahun 2020 bakal seperti apa canggihnya, membayangkan era semua serba robot menggantikan pekerjaan manusia.

Itulah bayangan dulu, namun kini akhirnya dekade baru kita masuki juga, puji syukur yuk kita panjatkan kehadirat Allah SWT yang senantiasa memberikan kita rezeki dan nikmat umur sehingga bisa menghirup udara di tahun yang baru 2020. Rasa zamannya ya seperti ini yang kita rasakan, tidak beda dengan tahun 2018 atau 2019 yang baru saja kita tinggalkan.

Melihat kondisi aktual saat ini, khususnya hari ini per tanggal 1 Januari 2020, sama-sama kita lihat di wilayah Jabodetabek dan sekitarnya dilanda musibah banjir dimana-mana. Gak nyangka hujan intensitas sedang namun karena berdurasi belasan jam yang tidak kunjung redah sejak sore kemarin (31/12/2019) ini mengakibatkan debit air berlebih yang gak mampu ditampung di wilayah Jabodetabek, akhirnya sampai daerah yang jarang terkena banjir pun kini ikut merasakan.

Banjir Jakarta
Banjir Jakarta 2020

Ngomongin banjir, ini jadi interopeksi diri kita bareng-bareng, bukan kesalahan satu pihak. Buruknya drainase dimana-mana yang sering Elang temui ini menjadi sebab kiriman air dari wilayah dataran tinggi menuju laut tidak tersalurkan dengan baik.

Dua  bulan kedepan nampaknya Jakarta dan wilayah Indonesia lainnya masih akan memasuki musim hujan yang cukup tinggi intensitasnya. Karena itu kita sebagai pribadi maupun warga harus siap dan antisipasi di lingkupnya masing-masing untuk meminimalisir terjadinya banjir di wilayah kita.

Dari lingkup yang kecil yuk budayakan hal sepele seperti budaya membuang sampah pada tempatnya. Masalah buang sampah ini hal sepele yang menjadi cermin siapa kita, kalau dalam hidup sehari-hari saja menganggap buang sampah boleh asal, maka gak usah sok mikir hal-hal yang lebih besar dari itu, termasuk banjir! Bahkan terkadang sok menyalahkan pemimpin, heleh bercermin dulu bro.

Yuk Jadi Lebih Baik
Budaya Buang Sampah

Jangan berpikir bahwa banjir itu disebabkan alasan klasik noh karena banyak yang buang sampah ke kali. Kamu tidak sadar dengan membuang sampah sembarangan ke jalan dan itu dilakukan oleh ratusan bahkan ribuan orang, maka tinggal tunggu waktu disaat turun hujan sampah-sampah ini berakumulasi terseret menjadi biang sumbat saluran-saluran air yang seharusnya air bisa mengalir.

Insyaallah kalau mindset simpel soal buang sampah pada tempatnya ini bisa tertanam di benak masing-masing kita, maka setiap melihat hal yang gak beres sense kita akan tergerak, termasuk soal drainase di lingkungan kita.

Tinggal di komplek contohnya, banyak yang membangun rumah namun tidak memperhatikan estetika tata ruang drainase saluran air. Amit-amit malah Elang kadang sering liat saluran air depan rumahnya justru ditutup, ini tindakan zhalim terhadap lingkungan.

Yuk Jadi Lebih Baik
Banjir Rasuna Said

Banjir Jakarta dan sekitarnya juga tak lepas dari berbagai pembangunan infrastruktur yang itu tadi, sembari membangun tapi mengabaikan tata ruang dan drainase saluran air. Akibatnya kerusakan yang luas dan tersumbatnya saluran air dimana-mana yang tersebar di banyak titik Jabodetabek menjadi penyumbang terbesar terjadinya banjir dimana-mana.

Yuk Jadi Lebih Baik

Mari doakan pemimpin-pemimpin kita dan pemangku kepentingan bisa lebih wise mengambil kebijakan soal lingkungan ini. Elang percaya kapasitas dan kekuatan pemimpin kita masih bisa menggerakkan semua aturan soal tata ruang dan lingkungan berjalan dengan semestinya.

Pemikiran kita simpel tiap melihat banjir dimanapun;

Hm..Banjir! ini drainasenya gimana sih, bikin malu!

Percayalah melihat air yang mengalir itu seharusnya sebuah keindahan dan ketentraman jikalau aliran air itu tidak tersumbat atau tergenang. Apalagi melihat air jernih mengalir di sungai itu sebuah kenikmatan pandangan mata, setidaknya itu bagi diri Elang pribadi.

Untuk itu mari melalui momentum awal tahun yang baru ini yuk kita jadi lebih baik. Bisa memberi manfaat lebih ke lingkungan, jangan cuek. Jangan sampai malah kita boro-boro memberi manfaat, justru aktivitas kita merusak lingkungan.

Last selamat memasuki tahun yang baru bagi sobat pembaca khususnya pembaca setia warung ini. Semoga di tahun 2020 kita makin maju, makin kuat tali silaturahim dan bisa memberi manfaat untuk sesama. Amin

Silahkan bersilaturahim dengan saya melalui channel media lainnya:
Hosting Supported by: Serverumat.Com
Web Blog : http://elangjalanan.net
Otomotif Blog (SEO Optimized) : http://elang.otojurnalisme.com
Email : staffti[at]gmail.com
Facebook : https://www.facebook.com/elangjalanannet/
Twitter : @yahmawan
Instagram: @endrikelang
Subscribe Youtube: https://www.youtube.com/ElangJalanan

20 KOMENTAR

  1. 2019 entah kenapa terasa begitu melalahkan bagi saya, semoga 2020 jadi lebih baik untuk semua, jauh lebih baik… 😀
    Soal banjir, selain stop buang sampah sembarangan, yok mulai nanem pohon… 😀

  2. Semoga di tahun 2020 bisa instrospeksi kepada diri sendiri…Kalau bicara banjir…dari dulu sudah kenyang kebanjiran….alhamdulillah tahun ini sekitar rumah aman dari banjir…mungkin ini teguran juga bagi yang baru kali ini merasakan banjir…agar lebih bisa bersyukur…kalau musibah bisa datang kepada siapa saja.

  3. semua jarus dimulai dari diri sendiri, keluarga, tetangga kemudian desa, kelurahan kecamatan, kabupaten propinsi dan negara. lingkup negara pemerintah pusat punya peran penting

  4. Itu jadi keharusan seorang manusia, baik jika ia ingin sukses di dunia, maupun di akhirat.
    Dan jangan menunda-nunda dengan dalih sibuk. Karena malaikat pencabut nyawa tidak menunda sedikitpun dalam melakukan tugasnya.
    Apalagi kita seorang rider, nyawa kita bisa meyang kapan saja. Karena itu segeralah bertaubat, dan berbuat baiklah atas dasar taat pada Allah Subhanahu wa ta’ala

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here