Kenali bahayanya jika alasan pemilihan sarung tangan half finger adalah untuk…

glove forester

Halo Biker, lanjut artikel seputar safety gear, Elang mencoba mengulas sisi lain bahaya dari pemilihan glove (sarung tangan) model half finger atau model terbuka setengah jari. Tidak hanya potensi bahaya yang tampak karena perlindungan jari yang gak maksimal ketika mengalami crash, namun ada bahaya lain yang tak terlihat dari kebiasaan selama ini dari alasan banyak biker memilih sarung tangan model ini, simak lebih lanjut.

Elang mengamati hampir mayoritas pekerja transportasi ojek online maupun biker biasa menggunakan glove model ini. Alasan utama ketika ditanya ke pekerja ojek online, adalah karena tuntutan pekerjaannya yang menuntut kecepatan bisa mengklik layar HP ketika ada order masuk. “Kalau harus buka sarung tangan dulu wah mas Endrik kalah cepat kita pasti gak dapet order”, hm..begitu ya.

Elang pribadi juga sebelum tau potensi bahaya yang ada, adalah termasuk biker yang lebih doyan memilih glove tipe ini ketimbang yang full, alasannya dulu klasik, karena kalau yang full terasa gerah di tangan dan jaga-jaga kalau ada telpon/sms masuk bisa segera menjawab/membalas pesan panggilan HP. Nah memangnya apa sih bahayanya Om Elang?

Jika alasannya adalah biar mudah mencet layar HP untuk menjawab panggilan telpon ataupun membalas SMS, maka disinilah awal mula masalah bisa terjadi di depan. Berkendara sepeda motor adalah sebuah pekerjaan yang gak gampang, butuh fokus dan konsenstrasi penuh untuk mengendalikan motor serta mengalisa potensi bahaya yang ada.

Bayangkan ketika sedang riding, lalu ada panggilan telpon masuk, okelah sobat mungkin berhenti lalu menjawab panggilan tersebut. Sampai disini belum ada masalah berarti. Namun hati-hati kadang sebuah kabar berita yang kita terima dari telpon/sms, tidak hanya berita buruk atau kabar bagus saja keduanya sama-sama punya andil berpotensi mengurangi fokus berkendara. Bayangkan misal sobat lagi ditengah perjalanan, lalu ada telpon masuk mengabarkan bahwa istri baru saja melahirkan seorang bayi dengan selamat, ditambah berita bayinya lucu banget. Nah kabar bahagia yang kadang bisa bikin kita lupa diri di jalan, sangking senangnya di jalan, lupa hingga sampai menerobos salah satu lampu merah dan bertabrakan dengan pengendara dari arah lain.

Kejadian-kejadi seperti ini sering kita dengar, ada yang dapat berita keluarganya masuk rumah sakit, karena terburu-buru menjadi tidak fokus di jalanan pengen cepat sampai.

Nah walau cerita ini tidak berhubungan langsung dengan si sarung tangan, tapi inilah contoh nyata bahwa menerima kabar ditengah kita sedang melakukan aktivitas berkendara itu adalah sangat berbahaya. Jadi jika pilih glove half finger karena alasan ini, lebih baik menutup pintu salah satu penyebab terjadinya kecelakaan. Pelan-pelan harus latihan dan bertekad, bahwa selama melakukan aktivitas riding, hp disimpan tidak mau mendengar kabar apapun selama di jalanan, agar fokus berkendara tetap terjaga. Tidak ada pekerjaan lain yang lebih penting jika menyangkut keselamatan.

Kembali ke pekerja ojek online, sarung tangan half finger seolah menjadi kebutuhan dari tuntutan pekerjaan, memang masih lebih baik pakai daripada sama sekali tidak mengenakan sarung tangan. Tapi disini jika kita sudah tau ilmunya tentang pentingnya keselamatan, maka setiap driver akan pintar-pintar gimana menyikapinya. Jika kita selalu berpikir akan keselamatan, akan selalu berupaya mencari solusi untuk mengutamakan keselamatan. Mengerti bahwa berkendara motor itu sendiri memiliki resiko yang tinggi, tinggal bagaimana kitanya sendiri menyikapi sebuah resiko. Istilahnya “high risk, high responsibility”.

Monggo didiskusiken, semoga bermanfaat.

POPULER

8 Komentar

  1. kemarin di kaskus ada yang jual sarung tangan model custom, jadi sarung tangan full tapi dibagian telunjuk dan ibu jari, masing masing terbuka satu ruas jari.
    Menurut saya itu solusi yang bagus, saya sendiri sarung tangan saya full, tapi saya potong diujung ibu jari dan telunjuk.

  2. satu lagi alasan pake sarung tangan half finger ialah praktis untuk ambil uang recehan yang ada di saku. kalo pake sarung tangan full, apalagi yang tebel, agak susah ambil barang di saku.

  3. Saya selalu pake sarung tangan half, dan jari memang hitam sebelah, tapi pernah coba pakai yang full malah jadi repot karena kontrol rem dan gas berkurang drastis di tengah kemacetan….

  4. kalo cari sarung tangan yg full cari yg kompatibel sama hp layar sentuh, kayak punyanya Y, atau R lokal juga udh bagus, dibawah 150rb om
    yaa gak enaknya yg paling berasa kalo ngambil receh/uang buat bayar parkir

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*