Beranda Safety Riding Pre-trip Inspection (T-CLOCS) – Pengecekan lampu-lampu kendaraan

Pre-trip Inspection (T-CLOCS) – Pengecekan lampu-lampu kendaraan

0

t-clocs

Halo Biker, kita lanjut seri artikel T-CLOCS, setelah bagian Control kini merambah ke bagian Lights (L) atau lampu-lampu. Bagian ini sebenarnya paling mudah pengecekannya, bisa dilakukan setiap pagi sembari memanaskan motor, gak nyampe 1 menit loh.

Biar gampang dan sistematis berikut point-point penerangan yang perlu dicek sebelum melakukan perjalanan.

  • periksa lampu utama (headlamp) baik lampu jauh dan lampu dekat, jika salah satu mati lebih baik diganti bohlam sekalian. Baik lampu dekat dan jauh masing-masing punya peruntukannya. Lampu dekat lebih dominan digunakan saat malam hari dan siang hari, lampu jauh hanya digunakan saat melewati jalanan malam yang minim penerangan jalan.
    Banyak pengendara yang terlanjur nyaman saat salah satu lampu utama mati, ketika lampu dekat mati berkilah masih ada lampu jauh ini. Hm..jangan dong mas, itu cukup mengganggu pandangan pengendara dari lawan arah. Atau sebaliknya lampu jauhnya mati, berkilah masih ada lampu dekat, akhirnya ketika melewati jalanan gelap gulita jadi susah sendiri.
  • pastikan lampu utama hanya menggunakan warna kuning muda dan warna putih sesuai dengan peraturan UU yang berlaku (Pasal 23 PP No. 55 tahun 2012). Tak usah aneh-aneh modif sektor ini dengan warna-warni, ditilang iya, mengganggu pengendara lain iya.
  • untuk headlamp yang sudah menganut LED (cenderung lebih terang), bisa diatur ketinggian sorotan lampunya agar lebih ke bawah sehingga tidak mengganggu pengendara lain.
  • periksa kedua lampu sein (kanan kiri, depan belakang) pastikan menyala dengan normal, jika kedipannya terlalu cepat itu indikasi aki sudah mulai tekor, disarankan untuk mengisi ulang atau ganti aki baru. Biasanya umur lampu sein ini cenderung lebih awet ketimbang usia pakai lampu utama ataupun lampu rem. Lampu sein adalah salah satu alat komunikasi kita dengan pengendara lain agar mengetahui ke arah mana kendaraan akan bermanuver.
  • untuk kenyamanan pastikan juga semua lampu indikator di console dashboard berfungsi baik
  • periksa lampu rem (stoplamp) dan lampu belakang (taillight), nah ini case yang paling sering Elang temukan, banyak yang tidak sadar atau mungkin sengaja membiarkan kondisi lampu belakang/lampu rem mati. Ini sama dengan mengundang resiko tabrakan belakang, karena pengendara di belakang anda tidak tau kalau anda itu sedang mengerem. Sudah motor adalah kendaraan paling kecil, lampu belakang mati pula eh dipakai riding malam, alamat anda harus siap ditabrak kendaraan lain dari belakang karena anda benar-benar tidak terlihat di jalan yang minim penerangan.
pengecekan lampu motor
pic: youtube brownbrady

Akhirnya via artikel ini Elang kembali menyarankan yuk lebih peduli dengan lampu-lampu motor kita, jangan egois merasa dirinya hebat bisa berkendara tanpa kelengkapan fungsi penerangan yang cukup. Kecelakaan itu tidak hanya disebabkan oleh manusia dan lingkungan sekitar, namun juga berawal dari kondisi kendaraaan anda yang tidak layak jalan.

Monggo mas bro yang ingin memperkaya hasanah artikel ini bisa nibrung diskusi di kolom komentar ūüôā Semoga bermanfaat.

Silahkan bersilaturahim dengan saya melalui channel media lainnya:
Hosting Supported by: Serverumat.Com
Web Blog : http://elangjalanan.net
Otomotif Blog (SEO Optimized) : http://elang.otojurnalisme.com
Email : staffti[at]gmail.com
Facebook : https://www.facebook.com/elangjalanannet/
Twitter : @yahmawan
Instagram: @endrikelang
Subscribe Youtube: https://www.youtube.com/ElangJalanan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here