Masih disayangkan jika frame Yamaha YZF R25 positif menggunakan rangka tubular

Yamaha YZF R25

Salam sejuta umat, mas bro sekalian beberapa waktu lalu saat hingar bingar launching YZF R25 di Tokyo Motorshow, blog ini ketinggalan mempublish artikel yang sama menyambut lahirnya motorsport baru Yamaha di kelas seperempat liter. Bukan faktor apa-apa melainkan pada saat bersamaan empunya blog lagi manage 2 blog papan atas yang mengalami kendala webserver akibat kesalahan tuning, pas banget momentumnya bersamaan dengan rilis artikel YZF R5, hihihi..sedikit curcol jadinya.

Yo wis melalui artikel ini EYD coba menyampaikan ke pabrikan, jujur agak kecewa setelah melihat prototype yang dipamerkan di Tokyo Motorshow kemarin, fokus mengarah ke tipe rangka R25 yang ternyata pure pipa tubular, hadeuh. Penonton kecewa karena dari jauh-jauh hari EYD termasuk yang berencana menjadi kelompok indeners pertama jika R25 sudah dilaunching nanti. Alasannya simpel mas bro, motor ini nantinya akan digunakan untuk hobi (kendaraan weekend dan track day Sentul) sehari-hari mah tetap setialah dengan MX Strada. Kalau ternyata frame motorsport seperempat liter YIMM juga sami mawon menganut pipa tubular ya dimana letak istimewanya dibanding Ninja series yang sudah duluan masuk ke tanah air. Tidak ada lagi prestige memiliki motorsport anyar ini, pabrikan ya mbok jangan lupa konsumen dikelas ini tidak sama dengan kelas-kelas dibawahnya, lebih membutuhkan prestige melekat pada motornya, harga diset lebih tinggi dari kompetitor bukan masalah berarti, toh prestige itu lebih penting bagi konsumen di kelas ini. Intinya Deltabox adalah sesuatu bagi genre motor pure sport, mendongkrak penampilan secara signifikan dan memiliki prestige.

Balik lagi ke topik pipa tubular yang diusung R25, informasi dari jagad blogsphere mengungkapkan bahwa motorsport 250cc Yamaha akan dirilis sekitar semester kedua di 2014, artinya masih ada jeda waktu lebih dari 1 semester untuk menunggu. Namun disini EYD coba menyampaikan wishlist ke pabrikan, masih bisa ndak kiranya pemilihan frame rangka YZF R5 berubah menjadi menganut rangka ‘Deltabox’? Pembaca warung juga pasti sepakat dan sangat berharap kalau motorsport ganteng YIMM seperempat liter haruslah Deltabox. Katanya YIMM pabrikan yang paling mau mendengar suara konsumen, melalui sarana blog ini monggo pengunjung warung bisa menyampaikan harapannya seberapa besar harapan agar R25 mau dirombak ulang menggunakan rangka Deltabox.

POPULER

35 Komentar

    • memang sayang gak deltabox.
      tapi soal klan YZF atau tidak semua pabrikan jepang pernah bikin motor yg keluar kodrat klannya.
      sebut saja ninja L, dimana sejak dulu ninja ya fairing.
      atau VFR yg tiba-tiba menjelma jadi CBR. atau….banyak deh contohnya.

      • ninja 150 2tak ya? itu dapet predikat ninja
        cuma di Indonesia, aslinya kan kr / piktor,
        tapi malah jadi ikon ninja di indonesia. .

  1. Mas endri terlihat sangat kecewa

    Klo boleh tau knp mas dengan deltabox dan tubular?

    Secara umum tubular juga sangat2 bagus,
    Klo deltabox sih sudah mafhum andalan marketing yimm, tp dari sisi kinerja, tubular gk.kalah ama deltabox

    Paling cuma keliatan kalah kekar dan.itu sebatas visual, dr kelenturan dan kekuatan tubular udah jozz

    Klo ambil contoh cbr250 yg tubular, seandainya mas eyd pernah test ride, liak liuk,manuver,high speed rolling, pasti bakal jatuh cinta,

    Contoh tubular td sangat mantab karena dalam suatu motor, performa handling gk hanya dr frame,
    Tubular klo riset dan perhitungannya mantab, dipadu suspensi, peletakan centre of gravity, dijamin juga bakal memuaskan

    Jd ya why not klo yamaha r25 mengacu pada kelebihan cbr250 dr sisi handling, senjata utama cbr yg kalah di sisi enjine.ketika bertempur dgn ninfi di sirkuit ya frame dan handling td mskipun sama2 tubular,, hasilnya cbr yg inferior bisa ngasepin laptime ninja

    • ada benarnya juga sih mas, tapi itulah susahnya mindset sejak lama, susah digeser…pure sport fairing ya Deltabox, tubular masih dianggap motor sport touring

    • konsumen mana peduli laptime di sirkuit.
      mana peduli tubular lebih kuat, lebih stabil, lebih ringan, lebih superior, lebih mantab, lebih memuaskan dari deltabox.

      yang penting chasis deltabox (keren), dua silinder (wajib), ban lebar, moge look-like. harga terjangkau. merek ternama.

      visual is number one

      • YMI puyeng….mau pake deltabox harus yg aluminium, ga bisa plat besi lagi, motor 250 cc riskan pake deltabox plat besi…makanya pilih pake tubular…..takutnya ntar malah pabrikan sebelah update 2 silender plus deltabox di templokin di sport 250 cc utk menggenjot penjualannya….pa ada perjanjian ya YMI boleh bikin 250 cc frame tubular, soalnya delta box mw dipake updet 2 silinder plus deltabox pabrikan sebelah?

    • Penjabarannya udah bagus mas, tapi sayang di kita itu lebih banyak yang mendahulukan tampilan daripada kegunaan, salahkah? nggak sih namanya juga calon konsumen,motor kudu sesuai ekspektasi dia, soal mau beli ato ga itu gimana nanti he3.
      kalo ane pribadi sih bebas mau tubular ato perimeter frame juga, yang penting frame sama mesin pas, sayang kan mesin bagus kalo framenya ga nurut sama performa mesin.

  2. Klo msh tubular berarti yamaha konsern di output mesin sbg diferensiasi dr ninin 250… Pdhl Deltabox bisa jd daya tarik tersendiri incase kalo ternyata output mesin 2 sil R25 sm ato di bawah ninin,..

  3. Saya Menempatkan Sisi Visual di urutan pertama klo milih motor sport……jadi sedikit kecewa R25 g pake Deltabox..kurang YAMAHAnya gitu..YZF kan deltabox semua…??

  4. Setuju…. kalo mau SEMAKIN DI DEPAN ya jangan setengah-setengah…. meski penggunaan sasis delta box tidak secara mutlak lebih baik dari sasis tubular tapi jika ingin memenangkan persaingan maka yamaha harus MENAWARKAN SESUATU YG LEBIH DARI YG DISODORKAN KOMPETITOR LAINNYA. Mengingat pesaing yg sudah lebih dulu hadir dipasaran belum ada yg menggunakan sasis delta box maka hal tsb akan menjadi selling point bagi yamaha dan memuluskan langkah untuk mendapatkan simpati serta membangkitkan animo calon konsumen untuk membeli. Saya yakin Yamaha “bakal menang banyak” jika mengaplikasikan sasis delta box.

  5. Bisa ga ya kalo nanti dimodip jd deltabox, tp ga merubah rangka.. Pake plastik, fiber, ato plat besi meskipun cm sebatas tempelan yg penting penampilan terdongkrak…

  6. ninja 150 2tak ya? itu dapet predikat ninja cuma di Indonesia, aslinya kan kr / piktor, tapi malah jadi ikon ninja di indonesia.

  7. @Godjie

    Itu dia mas,, mungkin karena tampilan lebih kekar dan secara marketing udah ditolong oleh popularitas deltaboxnya vixion dan cbr150

    Yah semoga r25 belajar dari kelemahan cbr (inferior di 1cyl tapi unggul di handling,sasis dan kenyamanan) sama bljr dr kelemahan ninja fi (inferior di handling, tp unggul di 2cyl)

    Tinggal nunggu price list, spek dan penampilan.fisik full yg versi jalanannya

    Oia sama satu lagi, seandainya deltaboxnya pure aluminium baru deh gw lbh vote ke deltabox

    Klo deltabox yg dari plat besi kayak vixion mah ogah

  8. Yamaha kemakan ucapannya sendiri.
    Para oknum Marketing dan Oknum petinggi Yamaha Indonesia dulu meledek dan mencibir frame teralis CB150R. Mengagungkan Delta Box yang katanya lebih kuat dan stabil.
    Nah sekarang Yamaha R25 kok pakai teralis ??!

    • inputan ini murni positif agar YIMM memenangkan juga di kelas 250cc (dalam konteks penjualan), kan gak lucu jaya di kelas 150cc tapi KO oleh Ninja series

  9. Kalo sport touring itu posisi setang ngangkat kaya motornya bapak2 tapi kalo pure sport tuh posisi setang dan seat sejajar jadi keliatan nungging. Gax peduli deltabox/turbular, kalo yang buat yamaha pasti keliatan keren karna tertolong lekuk body dan perpaduan warna yang enggak sembarangan nggak asal striping dah pokonya…

  10. Betul mas, bhkan nvl aja pake deltabox, sharusnya r25 dbuat mendekati r6, bkn mlh mendekati ninja250 n cbr250, itu jika yamaha ingin agar r25 pnya value lbh dr kompetitor cz jd motor 250cc pertama d indonesia yg rangkanya mirip dg kelas supersportny (bknkah 250 cc kawasaki n honda rangkanya beda dg klas supersportny), gimana yamaha???

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*