Beranda Touring Manajemen Solo Touring Seharian ala Elang Jalanan (Hari Kedua)

Manajemen Solo Touring Seharian ala Elang Jalanan (Hari Kedua)

27
Manajemen Solo Touring
Manajemen Solo Touring Seharian

ElangJalanan.NET – Assalamu’alaikum sobat biker, melanjutkan tulisan soal manajemen touring sebelumnya disini, Elang lanjutkan bagaimana manajemen waktu touring di hari berikutnya yakni hari kedua. Disini mengambil contoh perjalanan jarak jauh 1.000km Jakarta – Bromo yang umumnya dihabiskan lewat 2 hari perjalanan kalau solo touring.

Di hari kedua kita start dari hotel lebih awal dari waktu checkout, umumnya dimulai jam 8 pagi setelah selesai sarapan dan berkemas barang-barang bawaan. Untuk sarapan jika tidak include dari dari hotel, bisa disiasati dengan santap roti sobek + teh manis yang semalam sebelumnya sudah disiapkan.

  • 06.00 – 07.00wib sarapan di hotel/kamar
  • 07.00 – 08.00wib berkemas barang bawaan dan checkout
  • 08.00 – 10.00wib riding 2 jam jarak tempuh 90km
  • 10.00 – 10.15wib istirahat 15 menit
  • 10.15 – 11.45wib riding 1.5 jam jarak tempuh bertambah 157km
  • 11.45 – 13.00wib Isoma (sholat+makan) 1 jam 15 menit
  • 13.00 – 15.30wib riding 2.5 jam jarak tempuh bertambah 270km
  • 15.30 – 16.00wib istirahat sholat Asar 30 menit
  • 16.00 – 18.00wib riding 2 jam jarak tempuh bertambah 360km
  • 18.00 – 18.30wib istirahat sholat maghrib 30 menit
  • 18.30 – 19.30wib makan malam + sholat Isya
  • 19.30 – 20.00wib riding menuju penginapan/hotel/tujuan jarak total 380km
  • Total waktu riding adalah 8.5 jam dengan waktu istirahat total 3.5 jam

Sebagai gambaran jarak 380 kilometer adalah jarak Bromo Tengger Semeru dari Kota Semarang sebagai titik transit hari pertama.

Manajemen Solo Touring Seharian
Rute Semarang – Bromo

Manajemen Solo Touring Seharian

Manajemen waktu touring seperti ini adalah pure dipakai untuk sebuah perjalanan menuju destinasi bukan petualangan atau adventure sepanjang jalan yang banyak berhenti ke tempat-tempat menarik untuk diabadikan. Kalau Elang menyebutnya dengan gaya touring ngukur jalan, hehehe. Ibaratnya disini motor hanya sebagai pengganti sarana transportasi bis atau kereta untuk menuju satu tujuan, so gak ada agenda berpetualang disini, murni gas pol langsung ke TKP 🙂

Paling juga terpaksa berhenti untuk sekedar ambil foto kalau menemukan tempat iconic atau pemandangan bagus yang bisa terlihat kasat mata dari pinggir jalan. Selebihnya gas poll, cukup diabadikan lewat action camera.

Last untuk raihan jarak total dalam sehari di atas hanya patokan, bergantung kondisi cuaca sepanjang jalan. Kalau ketemu musim hujan dipastikan raihan jarak tempuh akan berkurang . Monggo sharingnya temen-temen yang biasa riding AKAP seharian, yuk diskusi di kolom komentar 🙂

Review Bracket Statis Kucay
Manajemen Solo Touring Seharian
Silahkan bersilaturahim dengan saya melalui channel media lainnya:
Hosting Supported by: Serverumat.Com
Web Blog : http://elangjalanan.net
Other Blog : http://elang.otojurnalisme.com
Email : staffti[at]gmail.com
Facebook : https://www.facebook.com/elangjalanannet/
Twitter : @yahmawan
Instagram: @endrikelang
Subscribe Youtube: https://www.youtube.com/ElangJalanan

27 KOMENTAR

  1. duh baca beginian saya jadi kanget touring jogja – surabaya yang beberapa lalu sering banget, atau jogja – bali…
    suer touring memang syahdu banget, apalagi saat saat sore pas matahari mulai terbenam… duh…

  2. menyenangkan sekali tampaknya
    apalagi kalau bawa duit banyak, bisa istirahat di hotel, makan di restoran dan beli oleh22 di tempat2 yang melegenda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here