Riding Report Touring Yamaha XMAX 250 Jakarta – Yogyakarta by Elang Jalanan

Touring Yamaha XMAX 250 Jakarta - Yogyakarta

Assalamualaikum sobat biker, akhirnya kelar juga artikel riding report ini yang sempat mengendap beberapa hari di draft. Ini adalah lanjutan dari sepekan review Yamaha XMAX 250 yang mampir di garasi Elang Jalanan, tulisan ini mencoba sharing pengalaman dan update jalur Selatan terkini rute Jakarta – Jogja yang kebetulan Elang lewati kemarin.

Jujur hingga akhirnya touring ini terealisasi adalah berangkat dari ide dadakan yang direncanakan 3 hari sebelum hari H. Melihat Yamaha XMAX available di rumah dari tanggal 15-22 kira-kira ini motor enaknya diapain ya, terbesitlah ide jajal touring jarak jauh karena trahnya motor ini sebenernya cocok dijadikan sebagai motor touring yang nyaman. Sekalian Elang majukan jadwal liburan akhir tahun menjadi ke pertengahan bulan, yo wis persiapan hanya dilakukan 3 hari.

Liat rute dulu mau lewat Pantura atau Selatan nih, dipilihlah jalur Selatan tapi terlintas ide mau coba jajal jalur baru yakni lewat Subang – Malangbong via Sumedang yang terkenal dengan nama Jalan Cagak Subang. Jujur Elang belum pernah lewat jalan sini, karena itu Elang konsultasi dengan teman Pulsarian dari komunitas KOMBI yang sudah sering wira wiri melewati jalan ini. Dapet 2 sumber informasi namun keduanya bilang terakhir lewat situ antara 1-2 tahun silam, hm.. yo wislah it’s oke kita coba jajal langsung aja besoknya biar gak bikin penasaran, yang pasti menurut beliau-beliau jalanan sini lebih sepi lalu lintasnya, jalannya lumayan bagus dan pemandangannya cakep.

Touring Yamaha XMAX 250 Jakarta - Yogyakarta
Bagasi XMAX luar biasa muatnya bro

Menjelang hari H malamnya Elang dan nyonya packing-packing, simpel aja cukup bawa 1 tas ransel Kalibre dan 1 tas Eiger Converto Dufel yang elastis bahannya jadi bisa muat banyak bawaan pakaian. Untungnya bagasi Yamaha XMAX luas banget jadi 2 tas yang terisi penuh bisa masuk plek tanpa kendala, bener-bener fungsional banget bagasinya.


Perjalananpun dimulai hari itu Sabtu 16/12 jam 7 pagi, telat 1 jam dari rencana awal jam 6 karena ada sedikit kendala teknis saat mau berangkat, Elang ceritakan di artikel terpisah nanti 😀

Rute Elang ambil dari Wanaherang jalan Cikuda menuju Setu Bekasi untuk selanjutnya tembus Cibitung, Karawang kemudian potong jalan lewat Jalan Industri Kosambi yang tembus-tembusnya langsung masuk jantung kota Purwakarta. Lumayan bro bisa pangkas waktu banyak gak lewat Cikampek hingga Sadang yang biasanya padat lalin. Saat melewati jalan bypass lingkar luar Karawang Yamaha XMAX yang ditunggangi 2 orang + bagasi penuh dibawah jok terasa antep saat diajak lari 100kpj. Angin kencang dari hamparan persawahan yang menerpa motor, seakan XMAX gak bergeming bro, antep pisan, maklum body gambotnya sendiri memang berat bro, nyaris 180kg..hehehe.

Jalur alternatif Jalan Cagak Subang - Malangbong
hamparan perbukitan terbentang dibawah sana, ini Subang menuju Sumedang

Setelah istirahat di Wanayasa, petualangan jalur baru kita mulai dari sini bro, Elang akan coba jalur baru Jalan Cagak lurus terus menuju Sumedang dan Malangbong. Ternyata lewat jalur sini dalam kondisi lalu lintas normal ternyata lebih jauh ketimbang via Lembang – Bandung – Nagrek, tapi untuk biker yang mencari suasana adventure dengan pemandangan alam yang indah bisa coba jalur ini, reviewnya sudah Elang tulis disini.

Jajal Jalur alternatif Jalan Cagak Subang – Malangbong via Sumedang dengan Yamaha XMAX

Jalur alternatif Jalan Cagak Subang - Malangbong
Jalan alternatif Sumedang – Malangbong, keren pemandangannya

Sampai di Tasik jam menunjukkan pukul 4 sore lebih, sholat Asar disini. Nah yang menjadi catatan Elang disini sampai sejauh ini Elang sama sekali gak merasakan capek seperti di motor-motor lainnya kalau riding di atas 200km begini, ergonomi Yamaha XMAX yang super nyaman ini cukup menunjang sisi kenyamanan bagi pengendara, bahkan mode selonjoran di XMAX sama sekali belum Elang pake loh. Termasuk juga nyonya merasakan hal yang sama, biasa touring 100km pake MX Strada ngeluhnya udah lumayan, lah di XMAX nyaris gak ada keluhan capek atau pegal. Walaupun ada hanya sedikit saja terasa, begitu istirahat 10 menit sekedar minum dan meluruskan kaki lanjut lagi jalan rasa capeknya seketika langsung hilang.

Touring Yamaha XMAX 250 Jakarta - Yogyakarta

Ritme kecepatan riding tergolong santai lebih banyak di range 70-80 kpj jika jalanan bener-bener lurus dan lowong sesekalo XMAX Elang kembangkan kecepatannya 100kpj, asyem ini motor udah lari 100 kpj tapi body serasa antep ke aspal gak bergeming sama sekali walau angin kadang menerpa dari sisi samping. Bagi Elang inilah pertama kali merasakan sensasi “sofa berjalan” saat touring pake Yamaha XMAX, luar biasa enaknya.

Waktu menjelang Maghrib baru sampai di perbatasan Banjar – Jawa Tengah dan sejak dari Tasik tadi perjalanan nonstop di hajar hujan. Jam setengah 7 akhirnya melipir ke masjid di daerah Majenang untuk sholat Maghrib.

Konsumsi BBM Yamaha XMAX 250

Perjalanan lanjut menuju Kebasen, hujan turun terus dengan intensitas sedang hingga deras dan jalur yang dilewati masih menyisakan perbukitan. Disinilah berkendara mulai agak mendapatkan pressure, walau jalanan aspal cenderung bagus namun ketika mendapat hujan di tengah lintasan perbukitan yang sepi, penerangan lampu LED XMAX seolah gak berdaya menembus air hujan. Akhirnya kecepatan diturunkan 40-50kpj untuk antisipasi kondisi jalan ditengah hujan yang mengganggu pandangan. Disinilah terasa banget kelemahan lampu LED yang notabene berwarna putih sob ketika diterjang hujan, ampun deh mata diajak bekerja lebih keras.

Tapi review positifnya handling XMAX dikala hujan dan gelap gini menghadapi medan tikungan Elang sama sekali gak menemui gejala slip di roda belakang, padahal jalannya tergolong tricky karena basah. Tapi kekurangan ban Dunlop bawaan XMAX ini suka bergeser kalau ketemu list garis putih di jalan, lainnya it’s oke.

Jam 9 malam akhirnya bisa lepas dari Kebasen dan jalanan mulai rata, nyonya yang dari tadi merasa ketakutan saat dijalur perbukitan yang sepi kini mulai merasa nyaman. Akhirnya sampai kita di Kebumen, sempat bingung mau pilih jalur Daendels atau jalur utama kota Kebumen nih, bayangan Elang kalau malam begini lewat Daendels angin lautnya akan lebih kuat hantamannya, makanya cari aman aja deh lewat jalan utama dalam kota.

Touring Yamaha XMAX 250 Jakarta - Yogyakarta
Tiba di rumah kakak daerah Grabab Kutoarjo

Destinasi akhir hari itu adalah menuju rumah kakak dulu di Grabag Kutoarjo, hihihi..rekor terlama nih riding jalur Selatan. Elang tiba di rumah kakak nyaris jam 12 malam, artinya Elang dan nyonya sudah riding terlalu santai hampir 17 jam di jalanan jalur Selatan..wkwkwk Dan gak terasa jarak tempuh hari ini sudah menyentuh 538km sejak dari rumah di Cikeas.

Touring Yamaha XMAX 250 Jakarta - Yogyakarta
Refreshing di Pantai Jetis Kutoarjo

Gak apa-apa walau waktu ridingnya terlalu lama namun kenikmatan berkendara yang didapat dari mode riding begini lebih didapat sob, hampir setiap sudut kota yang kita lewati bisa dicermati kondisi terkininya, seolah lagi ngukur jalan sembari napak tilas perjalanan-perjalanan sebelumnya. Ohya perjalanan ke Klaten kita sambung besok siangnya melewati Jogja, cerita riding hari ini cukup sampai disini dulu.

Last review jalanan jalur Selatan Tasik – Kutoarjo kondisi terkini alhamdulillah kondisi aspalnya bagus semua sob, Elang gak ketemu jalanan rusak sepanjang perjalanan. Gara-gara touring pake Maxi Yamaha ini pengalaman ini menjadi membuka cakrawala Elang akan bagaimana memilih motor yang nyaman buat berkendara berdua atau couple rider. Ya Yamaha XMAX ini salah satu motor yang memenuhi ekspetasi kenyamanan itu. Stay tuned artikel tematix XMAX selanjutnya dari Elang sob, semoga bermanfaat sharingnya.

Baca juga artikel pilihan ElangJalanan.NET

  1. Masih belum dikatakan “keren” jika bawa motornya masih seperti ini
  2. Catatan Perpanjang STNK 5 tahun dan Ganti Plat di SAMSAT Jakarta Timur
  3. Review Ban Corsa Platinum R99, memang ajib buat cornering
  4. Apresiasi untuk bengkel resmi yang buka hari Minggu
  5. Masih bingung dengan aki kering New Jupiter MX, awet bener..
  6. Cairan Anti Bocor di Ban Tubeless? Lebih baik enggak deh..
  7. Jawaban tentang kontra kenapa jari tidak boleh standby di rem depan
  8. New Honda BeAT Street eSP hadir, cocok nih buat anak muda yang ekspresif
  9. Mencoba belanja ban di PROBAN Motoparts, harganya lebih murah dari sebelah ternyata
  10. Pembenaran kebiasaan melipat kaca spion di motor fairing? Bisa jadi karena…

Silahkan bersilaturahim dengan saya melalui channel media lainnya:
Hosting Supported by: Serverumat.Com
Web Blog : http://elangjalanan.net
Other Blog : http://elang.otojurnalisme.com
Email : staffti[at]gmail.com
Facebook : https://www.facebook.com/elangjalanannet/
Twitter : @yahmawan
Instagram: @endrikelang
Subscribe Youtube: https://www.youtube.com/ElangJalanan

Advertisements

3 Komentar

  1. kalau di bandingkan nmax, bagaimana om elang? kemarin sy dan istri rute lembang – jakarta. ampun gak tahan. kena jalan yg ada tambalan aspal saja sudah minta ampun

    • diameter rim memang mempengaruhi kenyamanan saat hajar jalanan keriting kang, di XMAX rim depan 15″ dan belakang 14″ + joknya yang lebar dan empuk bikin kenyamanan jauh lebih baik dari NMAX, belum lagi keberadaan suspensi depan model sport berdiameter besar begitu terasa manfaatnya untuk kenyamanan saat riding AKAP kemarin ma istri

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*