Prosedur Defensive Riding #3 Prosedur pindah lajur di jalan

Prosedur pindah lajur

Assalamualaikum sobat biker, sebelumnya Elang coba jelaskan kembali definisi jalur dan lajur yang kadang suka tertukar pengertiannya 🙂 Jalur adalah bagian jalan yang dipergunakan untuk lalu lintas kendaraan; seperti gampangnya jalur ke Bekasi, jalur ke Jakarta, dan sebagainya. Sedangkan lajur adalah bagian jalur yang memanjang dengan atau tanpa marka jalan, yang memiliki lebar cukup untuk satu kendaraan bermotor sedang berjalan, selain sepeda motor, contoh mudahnya di jalan-jalan protokol ada lajur kiri, lajur tengah dan lajur kanan.

Nah sekarang kita lanjut ke tema artikel kali ini, lanjut ke skenario bagaimana cara berpindah lajur yang aman dan benar. Karena tidak sedikit mungkin sobat biker juga pernah mengalami, mau pindah lajur eh tiba-tiba ada kendaraan lain nyamber dan gedubrak. Begitu juga ketika niat akan menyalip, baru pindah lajur beberapa centimeter, tiba-tiba dari samping ada kendaraan lain ikut nyalip dan nyaris bersenggolan.

Prosedur pindah lajur
Pic: balikpapanrider.blogspot.com

Hal-hal skenario seperti ini yang perlu sobat biker pahami bagaimana mengantisipasi atas potensi bahaya dari manuver ini. Jika akan berpindah lajur baik dari lajur lambat ke lajur cepat atau sebaliknya, tetap yang diutamakan terlebih dahulu dalam kaidah prilaku defensive riding adalah cek spion terlebih dahulu. Cek spion untuk antisipasi potensi bahaya dari belakang, setelah itu beri tanda lampu sein untuk memberitahu pengendara lain kemana arah yang hendak dituju.

Setelah itu tambahkan prosedur menoleh sekilas untuk antisipasi bahaya yang tak terlihat dari kaca spion (blindspot). Setelah pindah lajur, prosedur yang sering terlupa adalah mematikan kembali lampu sein 🙂

Begitu juga ketika akan menyalip kendaraan di depan, prosedurnya sama, selalu awali dengan cek spion lalu tambahkan prosedur menoleh sekilas untuk antisipasi blindspot. Bahkan kebiasaan cek spion dan menoleh sekilas ini hampir mutlak selalu dilakukan di setiap manuver, nanti akan kita bahas lebih lanjut. Perhatikan juga marka jalan apakah garis putus-putus atau lurus tidak putus, sehingga jangan sampai manuver menyalahi aturan.

Simak video berikut yang berisi pentingnya cek spion dan menoleh sekilas!

Silahkan bersilaturahim dengan saya melalui channel media lainnya:
Hosting Supported by: Serverumat.Com
Web Blog : http://elangjalanan.net
Other Blog : http://elang.otojurnalisme.com
Email : staffti[at]gmail.com
Facebook : https://www.facebook.com/elangjalanannet/
Twitter : @yahmawan
Instagram: @endrikelang
Subscribe Youtube: https://www.youtube.com/ElangJalanan

Tinggalkan komentar

%d blogger menyukai ini: