Test Ride New Honda CRF150L

Test Ride New Honda CRF150L di medan Offroad Sungguhan, Ini Impresi Elang Jalanan

Assalamualaikum sobat biker, AHM secara resmi telah melaunching All New Honda CRF150L sebagai motor penggaruk tanah dikelas 150cc pada Kamis 9 November kemarin. CRF150L akan menjadi pesaing ketat seperti motocross KLX yang sudah lama bermain sendirian. Alhamdulillah Elang diundang AHM untuk diberi kesempatan jajal langsung motor ini di medan offroad sungguhan saat launching kemarin, gimana impresinya? Yuk disimak.

Secara objektif kalau berbicara motocross, Elang memang pernah jajal KLX namun pemakaiannya hanya di jalanan umum/jalan raya, kalau di medan offroad beneran? Rasanya baru sekali di arena BMX Ancol waktu test Honda CRF250Rally, tapi menurut Elang medannya belum cukup menggambarkan medan offroad sungguhan seperti yang Elang temui di sirkuit MX ICON Serpong kemarin.

Nah mendapat kesempatan yang mungkin gak semua orang bisa mendapatkan pengalaman yang serupa ini, pastinya Elang excite banget. Setelah sesi media selesai giliran Blogger mendapat kesempatan, sempat khawatir sih karena suasana awan cukup mendung bercampur gledek, takutnya gak kebagian kalau hujan turun.


Oke langsung aja sob, begitu mendapat panggilan group Blogger, Elang satu group dengan Fathi, mas Didik, Eka Ferboes dan satu lagi lupa. Biar aman AHM menyediakan safety gear yang cukup serius seperti layaknya gear kompetisi profesional. Mulai dari baju dan celana Jersey berlabel Honda CRF, kemudian glove, protektor siku dan lutut, tameng dada, helm cross Snail berikut Goggle visornya dan yang istimewa adalah sepatunya sob sepatu crosser beneran. Weleh ketika dipake sepatu model ini Elang serasa mati rasa, sempat bingung ini gimana nginjek rem ama ganti persnelingnya nanti kalau kaku begini…wkwkkwk. Dan Eka Ferboes ketika tau kondisi begini sempat mau mundur gak jadi ikutan takut ngeri bla..bla katanya, tapi nyatanya setelah 1 lap malah dianya ketagihan..dasar kamuh

Test Ride New Honda CRF150L

Oke setelah pakai safety gear lengkap langsung aja Elang dekati motornya, weleh seat height tinggi euy sekitar 86cm lebih. Dengan tinggi 165cm Elang gak begitu sulit untuk menaikinya, caranya sama kayak motor biasa naik dari kiri dengan standar samping tetap berpijak ke tanah dulu, setelah itu baru standar dinaikkan. Karena menggunakan sepatu cross sungguhan cukup membantu tidak terlalu jinjit parah ketika 2 kaki coba menapak ke tanah, tapi tetep paling nyaman ya satu kaki kanan aja diatas footstep, jadi kaki kiri bisa menapak sempurna. Ketika diduduki Elang yang berbobot 55kg, terlihat suspensi belakang hanya turun sedikit, sepertinya karakter suspensinya sedikit lebih keras yang belakang.

Test Ride New Honda CRF150L
Test Duduk di atas CRF150L

Oke mesin dinyalakan, bah suaranya halus liat kebelakang ternyata masih knalpot bawaan standar, padahal ekspetasi Elang sih maunya kalau melibas medan begini diganti knalpot racing aja jadi lebih pas buat memicu adrenalin.

Dapet unit yang setelan koplingnya lumayan jauh, harus penyesuaian dulu pake 4 jari dari kebiasaan dua jari.

Oke foto-foto narsis dulu dibantu mba Siska. Nah lanjut disini pengalaman main trabass dimulai, begitu sang RC jalan Elang ikuti dari belakang, pindah gigi ternyata gampang aja dan posisi kaki memang harus agak dimundurkan sedikit biar pijakan rem atau persneling gak terpijak terus tanpa sengaja selama riding.

Test Ride New Honda CRF150L

Lihat di lintasan, weleh jalurnya bener-bener medan offroad beneran, tak terasa baru setengah lap itu mas RCnya kok terlihat makin jauh didepan…ckckck mindset Elang bener-bener masih newbie disini penuh kehati-hatian melewati jalanan setapak yang lebih mirip parit kering, mindset takut jatuh selalu membayangi tiap melewati jalan setapak atau lumpur, berani geber hanya di gigi 2 aja. Ketika ketemu trek lurus suara mesin mulai meraung-raung disebabkan hanya berkutat di gigi 2 aja. Terdengar di belakang si Fathi nampaknya makin mendekati Elang dan nampaknya pengen izin mendahului, oke monggo kang.

Test Ride New Honda CRF150L

Sejak disalip Fathi baru deh kebuka sedikit mindset Elang bahwa nge-offroad itu harus gimana, akhirnya di trek lurus selanjutnya berani kembangin kecepatan pake gigi 3 bahkan 4. Elang mulai ketemu feel cara bawa motor trail itu seperti apa, ternyata sesuai dengan namanya, apapun medan tracknya, mau jalanan bergelombang, jalanan setapak, jalanan licin berlumpur prinsipnya trabass aja gak usah ragu. Suspensi dan banlah yang akan mengerjakan sisanya untukmu. it’s fun.

Benar aja, melewati jalanan lumpur licin dengan ban tahu Honda CRF150L ini terasa mudah gak ada gejala selip berlebihan, ban seolah bekerja baik menggaruk tanah dan menggigit. Begitupun ketika Elang bertemu dengan jalanan bergelombang alamak kombinasi suspensi USD Showa depan dan belakang buat Elang ketagihan hajar tiap kubangan, bahkan ketika coba dengan sengaja lewati salah satu kubangan yang cukup dalam dengan gigi 2, itu suspensi gak ada gejala ‘jeduk-jeduk’ sama sekali, motor terasa ngambang tenang tetap stabil, dengan catatan kedua tangam dibikin relax terbuka menyiku jangan lurus saat mengendalikan setang motor.

Test Ride New Honda CRF150L

Menjelang ujung lap 1, terdapat rintangan yang cukup memicu adrenalin, dimana diberikan track tanjakan yang cukup curam dan disambung dengan turunan terjal gak jauh dari situ. Walau saat briefing instruktur menyarankan pake gigi 1 buat nanjak, tapi Elang malah jajal tanjakan tersebut pake gigi 2 dan nyatanya CRF150L masih bisa climbing, tekniknya badan harus pindah kedepan sejajar setang agar ban belakang tidak selip. Begitupun saat menurun di turunan yang terjal, distribusi bobot badan pindah ke belakang agar jangan sampai terjungkir. Bener-bener asyik ternyata main motoran begini, serasa menyatu dengan alam euy.

Di 2 lap berikutnya disinilah Elang sudah bisa mulai menyatu dengan motor, wis pede buat petakilan di medan offroad. Nah gimana impresi terhadap paket All New Honda CRF150L dipake buat trabass? Feel Elang mengatakan positif, Honda CRF150L dipake di medan begini bisa melakukan tugasnya dengan sangat baik. Bahkan buat level Elang yang baru pertama kali main offroad begini, Honda CRF150L langsung in, pokoknya motor ini “easy to trabass”. Motor inilah yang pertama membuka wawasan Elang akan hakikat berkendara itu seperti apa, ternyata kalau bawa motor sesuai peruntukannya dan medan yang sesuai, cara bawa motornya enak aja gak usah pake mikir. Sama halnya dengan jajal motor supersport di sirkuit beneran, kalau bannya sudah diganti slick yang namanya cornering super miring bukanlah sesuatu hal yang mustahal, “It’s easy’.

Asli Honda CRF150L bikin Elang ketagihan untuk mainan garuk tanah lagi, dan hal ini juga sama diamini rekan-rekan Blogger lain. Wak Haji Taufik sih katanya mau beli satu buat mainan baru latihan trabass, wkwkwk joss wak.

Test Ride New Honda CRF150L
Honda CRF150L Joss, It Works

Last AHM nampaknya memang serius menghadirkan All New Honda CRF150L ini untuk mengakomodir pecinta trabass, dan terbukti setelah Elang jajal langsung motor ini langsung “It works”. Kalau menilai motor janganlah hanya dari mesinnya saja, tapi lihat satu kesatuan paket dari keseluruhan motor itu di bangun. Dan penilaian Elang, suspensi Showa yang diusung CRF150L memang superb, melebihi ekspetasi Elang buat hajar medan offroad begini, belum lagi velg aluminium dan rangka barunya yang feelnya ketika dipake jajal handling dan sempat coba jumping motor ini terasa lentur. Good job AHM, sukses atas produk terbarunya, dengan harga Rp. 31.8 otr Jakarta menjadi motor penggaruk tanah di kelas 150cc yang paling punya value dan layak diperhitungkan.

Baca juga artikel pilihan ElangJalanan.NET

  1. Masih belum dikatakan “keren” jika bawa motornya masih seperti ini
  2. Catatan Perpanjang STNK 5 tahun dan Ganti Plat di SAMSAT Jakarta Timur
  3. Review Ban Corsa Platinum R99, memang ajib buat cornering
  4. Apresiasi untuk bengkel resmi yang buka hari Minggu
  5. Masih bingung dengan aki kering New Jupiter MX, awet bener..
  6. Cairan Anti Bocor di Ban Tubeless? Lebih baik enggak deh..
  7. Jawaban tentang kontra kenapa jari tidak boleh standby di rem depan
  8. New Honda BeAT Street eSP hadir, cocok nih buat anak muda yang ekspresif
  9. Mencoba belanja ban di PROBAN Motoparts, harganya lebih murah dari sebelah ternyata
  10. Pembenaran kebiasaan melipat kaca spion di motor fairing? Bisa jadi karena…

Silahkan bersilaturahim dengan saya melalui channel media lainnya:
Hosting Supported by: Serverumat.Com
Web Blog : http://elangjalanan.net
Other Blog : http://elang.otojurnalisme.com
Email : staffti[at]gmail.com
Facebook : https://www.facebook.com/elangjalanannet/
Twitter : @yahmawan
Instagram: @endrikelang
Subscribe Youtube:
Defensive Rider

Advertisements

2 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *