Jempol kiri selalu keluar dari grip, mari kenali bahayanya

Jempol kiri selalu keluar dari grip

Assalamualaikum sobat biker, siapa diantara sobat yang punya riding habit jari jempol kiri selalu keluar tidak menggenggam handle grip secara sempurna? Kebiasaan ini paling banyak ditemui di pengendara motor-motor komuter seperti skutik dan bebek, namun tidak menutup kemungkinan di rider motor sport pun ada.

Kalau ditanya kenapa jari jempol selalu keluar biasanya ada 2 alasan yang paling sering diutarakan. Pertama karena terbawa kebiasaan ngudut sambil riding, bagi perokok memang susah melepaskan aktivitas merokoknya sambil bermotoran. Karena kebiasaan ini, saat tidak lagi merokokpun jari jempol terus terbawa kebiasaan selalu keluar dari grip.

Alasan kedua, mindset yang menganggap jari jempol keluar itu bisa lebih relax cara bawa motornya karena pergelangan bisa bersandar di atas grip. Bisa jadi relax yang dirasakan pergelangan tapi tanpa sadar rasa pegal pindah ke lengan. Yang benar adalah kalau mau relax gunakan tapak tangan menggenggam full handle grip sebagai pemopang kedua tangan dengan kedua tangan sedikit dibuka, tidak lurus.

Jempol kiri selalu keluar dari grip


Nah apa sih bahayanya kalau jari jempol keluar?Yuk mari kita coba kenali bahayanya.

Saat sobat kurang fokus dengan bahaya didepan, lalu kaget karena ada bahaya melintas di depan sobat, sobat akan kehilangan kendali untuk bisa melakukan manuver menghindar, tak sedikit tangan terlepas dari handle grip. Ini karena jari jempol yang kadung keluar ditambah momen pengereman mendadak bikin pengendara lebih mudah loss terperosok kedepan.

Jadi coba benahi posisi ridingnya yang masih keliru, pastikan jari menggenggam sempurna handle grip, tidak ada lagi jari jempol keluar atau jari kanan selalu standby di tuas rem, karena kebiasaan inilah yang berpotensi menyebabkan kecelakaan saat anda menghadapi resiko di jalanan akibat kurang fokus.

Salam Elang Jalanan..

Baca Juga..

  1. Masih belum dikatakan “keren” jika bawa motornya masih seperti ini
  2. Catatan Perpanjang STNK 5 tahun dan Ganti Plat di SAMSAT Jakarta Timur
  3. Review Ban Corsa Platinum R99, memang ajib buat cornering
  4. Apresiasi untuk bengkel resmi yang buka hari Minggu
  5. Masih bingung dengan aki kering New Jupiter MX, awet bener..
  6. Cairan Anti Bocor di Ban Tubeless? Lebih baik enggak deh..
  7. Jawaban tentang kontra kenapa jari tidak boleh standby di rem depan
  8. New Honda BeAT Street eSP hadir, cocok nih buat anak muda yang ekspresif
  9. Mencoba belanja ban di PROBAN Motoparts, harganya lebih murah dari sebelah ternyata
  10. Pembenaran kebiasaan melipat kaca spion di motor fairing? Bisa jadi karena…

Silahkan bersilaturahim dengan saya melalui channel media lainnya:
Hosting Supported by: Serverumat.Com
Web Blog : http://elangjalanan.net
Other Blog : http://elang.otojurnalisme.com
Email : staffti[at]gmail.com
Facebook : https://www.facebook.com/elangjalanannet/
Twitter : @yahmawan
Instagram: @endrikelang
Subscribe Youtube:
Defensive Rider

Advertisements

3 Comments

  1. merokok sambil mengemudi saja menurut saya sudah berbahaya … baik bagi dirinya sendiri maupun bagi orang lain … terutama bila kita dibelakang biker tersebut … kadang abu apinya ketiup ke belakang …. lebih bijak bila mau merokok berhentilah dulu sambil ngopi di warkop kan lebih sip … lebih aman .. lebih santai … sambil ngopi …entah sambil ngecek smartphone … maupun sambil non TV di warkop (bila ada) atau ngobrol dengan kanan kiri sesama penikmat warkop … hanya saran …. =)

  2. Payahnya, pabrikan motor populer justru memaksa kita melakukan ini. Kalau posisi belnya nggak dibawah, maka mau nggak mau kalau butuh ngerem sambil ngebel maka jempol harus keluar dari grip.

    Coba sendiri kalau nggak percaya, di motor yang tombol klaksonnya nggak dibawah. Pabriknya harus dihujat.

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*