Advertisements
ElangJalanan.NET

Review kualitas oli X-TEN setelah dipakai 2.000km, bagaimana penguapannya?

Review kualitas oli X-TEN

Assalamualaikum sobat biker, seperti yang telah Elang janjikan di artikel sebelumnya disini akhirnya sampai juga pemakaian di jarak tempuh 2.000km dari oli X-TEN XT-40. Elang pribadi penasaran pengen tahu gimana kualitas oli ini setelah dipakai 2.000km, baik dari segi perubahan warnanya maupun debit penguapannya.

Oli X-TEN XT-40 Sport setelah dipakai 2.000km di MX Strada sebenarnya masih terasa enak di mesin, yang signifikan Elang rasakan adalah nafas setiap giginya nambah panjang sedikit yang berimbas juga ke top speed ada peningkatan. Hanya saja karena Elang memang ingin mengetahui persis gimana kualitas oli ini, makanya kemarin Elang putuskan diturunkan di kilometer 2.000.

Elang menuju Planet Ban Jl. Juanda Depok, tapi kemasan oli XT-40 yang baru gak ketemu, adanya kemasan lama. Akhirnya Elang urung ganti oli disini dan beranjak ke Planet Ban Jl. Margonda setelah lampu merah ITC Depok, dan disana alhamdulillah kemasan baru yang Elang cari ada.


Review kualitas oli X-TEN

Sengaja begitu sampai di PB, Elang gak nyamperin petugasnya sambil nunggu mesinnya dingin, soalnya oli mau dikuras dari bawah seperti biasa biar bisa diukur kapasitas oli bekasnya. Fyi, di Planet Ban untuk ganti oli biasanya menggunakan alat khusus yang menyedot oli dari tutup oli di bagian atas.

Nah setelah dirasa cukup dingin Elang pun nyamperin petugasnya untuk melakukan penggantian oli, harga oli X-TEN XT-40 Sport masih Rp. 52.000,- termasuk murah untuk ukuran oli yang mengandung ester. Elang sengaja bawa teko plastik yang ada skala takaran.

Nah mari kita lihat hasilnya sob..

Gak pake lama buat mengeluarkan oli dari baut bawah MX Strada, setelah oli keluar Elang minta petugasnya untuk tunggu selang 2 menit hingga tetesan terakhir, akhirnya MX dimiring-miringkan posisinya agar seluruh oli bekas di dalam mesin bisa turun.

Review kualitas oli X-TEN

Setelah dirasa cukup waktunya dan lihat tetesan olinya sudah tinggal sedikit menetes pelan, Elang coba lihat isi teko berisi oli bekas X-TEN tadi.

Dari warnanya, oli bekas terlihat berwarna hitam walau tidak hitam pekat dan terlihat bersih tidak bercampur kotoran. Ini mengindikasikan oli bekerja dengan baik melapisi bagian mesin yang saling bergesekan.

Lalu yang bikin kaget adalah Elang lihat takaran kapasitas oli bekasnya di teko, lah kok sisa 1.100ml? Bukannya nyusut malah nambah 😀 Hm..asumsi Elang ini mungkin pada saat pengurasan oli sebelumnya di Planet Ban gak terkuras habis sempurna karena menggunakan alat khusus yang sistem sedot dari atas itu. Jadinya Elang belum tahu pasti berapa debit penguapan oli X-TEN setelah dipakai 2.000km, namun estimasi Elang penyusutannya sekitar 100-200ml nih sob.

Review kualitas oli X-TEN

Last kurang lebih ini dulu yang ingin Elang update ke sobat pembaca perihal review oli X-TEN ini, yang jelas secara performa di motor Elang lumayan puas dengan oli X-TEN, suara mesin cenderung lebih halus, getaran minim, nafas setiap giginya lebih panjang dan top speed nambah 3kpj dari oli standar sebelumnya.

Selanjutnya Elang akan coba pakai oli ini untuk 3.000km kedepan atau maksimal 2 bulan, pengen sih cek lagi di periode kedua nanti gimana perubahan warna dan penyusutan olinya, Insyaallah bisa lebih akurat yang kedua nanti.

Monggo simak juga dokumentasi videonya sob.


Silahkan bersilaturahim dengan saya melalui channel media lainnya:
Hosting Supported by: Serverumat.Com
Web Blog : http://elangjalanan.net
Other Blog : http://elang.otojurnalisme.com
Email : staffti[at]gmail.com
Facebook : https://www.facebook.com/elangjalanannet/
Twitter : @yahmawan
Instagram: @endrikelang
Subscribe Youtube:
Defensive Rider

Advertisements

6 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: